tertampar, tertegun, tersadar, tersipu, tersenyum dan terngiang-ngiang hingga detik ini, dua puluh satu mei dua ribu dua belas malam dini hari lalu.
antara mau dan tidak bisa;
antara keinginan dan kebutuhan;
antara mimpi dan kenyataan;
pada akhirnya nanti hanya waktu yang bisa menjawab semuanya
|c2r, 2012|



